Ekonomi Kaltim Triwulan II 2026 Tumbuh 3,35 Persen, Ekspor Batu Bara Jadi Penopang Utama

Ekonomi Kaltim Triwulan II 2026 Tumbuh 3,35 Persen, Ekspor Batu Bara Jadi Penopang Utama

SAMARINDA — Laporan Bank Indonesia Provinsi Kaltim yang dipublikasikan 15 September 2026 menyebut pertumbuhan ekonomi daerah naik ke 3,35 persen (yoy) dari 2,99 persen (yoy) pada triwulan sebelumnya. Perbaikan ini ditopang pulihnya sektor pertambangan dan penggalian setelah sebelumnya tertekan.

Menurut BI Kaltim, kinerja Lapangan Usaha (LU) Pertambangan dan Penggalian kembali tumbuh positif sejalan dengan peningkatan produksi dan membaiknya ekspor batu bara.

Ekspor Balik ke Zona Positif, Jadi Sumber Pertumbuhan Terbesar

Dari sisi pengeluaran, komponen ekspor tumbuh 6,72 persen (yoy), berbalik dari kontraksi 3,81 persen (yoy) pada triwulan sebelumnya. Net ekspor menjadi sumber pertumbuhan terbesar pada periode laporan.

"Peningkatan pertumbuhan ekonomi Kaltim didorong utamanya oleh perbaikan kinerja Lapangan Usaha (LU) Pertambangan dan Penggalian serta tetap kuatnya kinerja LU Perdagangan," demikian dijelaskan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kaltim.

Perdagangan dan Industri Pengolahan Ikut Menopang

LU Perdagangan tetap tumbuh kuat seiring meningkatnya aktivitas dan mobilitas masyarakat pada periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Iduladha dan Waisak serta libur sekolah. Permintaan barang dan jasa ikut terdorong pada periode tersebut.

"Sementara itu, LU Perdagangan tetap tumbuh kuat seiring meningkatnya aktivitas dan mobilitas masyarakat pada periode HBKN Iduladha dan Waisak serta libur sekolah yang mendorong permintaan barang dan jasa," paparnya.

LU Industri Pengolahan juga tetap tumbuh positif, ditopang peningkatan aktivitas produksi industri pengilangan migas, pengolahan kelapa sawit dan produk turunannya, serta industri kimia.

Adapun LU Konstruksi tetap tumbuh positif sejalan dengan berlanjutnya pembangunan IKN, proyek strategis, dan investasi swasta di wilayah Kaltim.

Pertambangan dan Aktivitas Domestik Jadi Penopang

"Secara keseluruhan, peningkatan kinerja LU Pertambangan dan tetap kuatnya aktivitas domestik menopang perbaikan pertumbuhan ekonomi Kaltim pada triwulan II 2026," demikian BI Kaltim.

Angka 3,35 persen (yoy) pada triwulan II 2026 menandai akselerasi dibanding triwulan I 2026. Perbaikan kinerja ekspor dan produksi batu bara menjadi faktor pembeda utama pada periode laporan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index