SANGATTA — Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutim Mulyono menyampaikan pengenalan ibadah haji sejak usia dini menjadi bagian penting dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan kepada anak dengan cara sederhana, menyenangkan, dan mudah dipahami.
"Pengenalan ibadah haji sejak usia dini merupakan bagian penting dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan kepada anak-anak dengan cara yang sederhana dan menyenangkan," ujar Mulyono dalam kegiatan di Masjid Agung Al Farouk, Sangatta Utara.
Kegiatan ini melibatkan 48 lembaga TK/RA dari dua kecamatan, yakni Sangatta Utara dan Sangatta Selatan. Total peserta yang terdaftar mencapai 2.521 siswa.
Bukan Sekadar Tata Cara, tapi Nilai Kehidupan
Mulyono mengungkapkan kegiatan tersebut bukan sekadar mengenalkan tata cara dan rangkaian ibadah haji. Anak-anak mulai diperkenalkan dengan nilai-nilai kehidupan yang terkandung di dalamnya.
"Nilai-nilai yang diajarkan dari kegiatan ini adalah nilai kesabaran, ketertiban, kedisiplinan, kepedulian terhadap sesama, sikap saling menghormati, hingga rasa syukur kepada Allah SWT," ujarnya.
Menurutnya, nilai-nilai itu harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya dipahami saat kegiatan berlangsung.
Pesan untuk Sekolah dan Rumah
Di lingkungan sekolah, Mulyono berharap anak-anak rajin belajar, mendengarkan arahan guru, disiplin, serta saling menyayangi dan menghormati sesama teman.
"Di rumah, anak-anak harus menghormati dan menyayangi ayah dan ibu, membantu orang tua serta menjadi anak yang baik dan rajin ibadah," tegasnya.
Ia juga menyampaikan harapan agar kegiatan pengenalan ibadah haji tersebut menjadi pengalaman yang membekas bagi para peserta.
"Mulai dari sekarang, mari kita rajin belajar, rajin beribadah, berbuat baik kepada sesama, dan selalu berbakti kepada ayah dan ibu," pungkasnya.
Pendidikan Karakter Jadi Perhatian Pemkab Kutim
Kegiatan yang digelar di Masjid Agung Al Farouk ini menjadi salah satu bentuk perhatian Pemkab Kutim terhadap pendidikan karakter anak usia dini. Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman dalam kegiatan tersebut diwakili Kepala Disdikbud Mulyono.
Melalui pengenalan ibadah haji, anak-anak diharapkan tidak hanya mengenal rangkaian ritual, tetapi juga menyerap nilai kesabaran, kedisiplinan, dan kepedulian yang bisa dibawa hingga dewasa.