Rahasia Cegah Obesitas dengan Enam Makanan Sehat Ini yang Jarang Disadari Banyak Orang

Jumat, 13 Februari 2026 | 10:25:38 WIB
Rahasia Cegah Obesitas dengan Enam Makanan Sehat Ini yang Jarang Disadari Banyak Orang

JAKARTA - Lonjakan angka obesitas kini menjadi perhatian serius di berbagai negara, termasuk Indonesia. Masalah berat badan berlebih tidak lagi dipandang sepele karena dampaknya yang luas terhadap kualitas hidup seseorang.

OBESITAS merupakan salah satu masalah kesehatan yang menyerang banyak orang. Obesitas merupakan masalah kesehatan utama yang memengaruhi jutaan orang di seluruh dunia.

Faktanya, Organisasi Kesehatan Dunia memperkirakan bahwa ada lebih dari 650 juta orang dewasa di seluruh dunia yang dianggap obesitas. Kondisi ini dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan seperti penyakit jantung, diabetes, dan beberapa jenis kanker.

Ingin menurunkan beberapa kilogram berat badan, tetapi bosan dengan diet hambar dan berjam-jam di atas treadmill? Meskipun ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan obesitas, termasuk genetika, pilihan gaya hidup, dan faktor lingkungan, pola makan memainkan peran penting.

Mengonsumsi makanan yang tinggi kalori dan rendah nutrisi merupakan penyebab utama kenaikan berat badan dan obesitas. Namun, penelitian telah menunjukkan bahwa makanan tertentu bisa membantu mencegah obesitas.

Artikel ini telah tayang di JPNN.com dengan judul "Cegah Obesitas dengan Rutin Mengonsumsi 6 Makanan Ini". Berikut penjelasannya, seperti dikutip laman Healthshots.com.

Sayuran Berdaun Hijau untuk Kendalikan Berat Badan

Sayuran berdaun hijau seperti bayam, kale, dan sawi hijau rendah kalori dan tinggi serat, menjadikannya pilihan makanan yang sangat baik untuk manajemen berat badan. Sayuran berdaun hijau juga mengandung banyak vitamin dan mineral yang penting untuk kesehatan secara keseluruhan.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal PLOS Medicine menemukan bahwa peningkatan konsumsi sayuran berdaun hijau dikaitkan dengan penurunan risiko obesitas. Kandungan seratnya membantu memperlambat proses pencernaan sehingga rasa kenyang bertahan lebih lama.

Dengan rutin mengonsumsi sayuran jenis ini, asupan kalori harian bisa lebih terkontrol tanpa harus merasa kelaparan. Pilihan sederhana ini dapat menjadi langkah awal untuk menjaga berat badan tetap ideal.

Buah Beri dan Kacang-Kacangan sebagai Camilan Sehat

Buah beri seperti stroberi, blueberry, dan rasberi kaya akan antioksidan dan serat, yang bisa membantu mencegah penambahan berat badan. Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Nutrients menemukan bahwa mengonsumsi buah beri dikaitkan dengan risiko obesitas yang lebih rendah dan peningkatan sensitivitas insulin.

Rasa manis alami dari buah beri bisa menjadi alternatif pengganti camilan tinggi gula. Selain menyegarkan, buah ini juga membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.

Kacang-kacangan seperti almond, kenari, dan kacang mete mengandung banyak protein, serat, dan lemak sehat, yang bisa membantu meningkatkan rasa kenyang dan mencegah makan berlebihan. Menurut penelitian, buah beri bisa membantu Anda mencegah obesitas.

Anda juga bisa mengganti makanan pokok harian kamu seperti mentega dan susu dengan selai kacang dan susu almond. Perubahan kecil ini dapat memberikan dampak besar terhadap pengurangan asupan lemak jenuh harian.

Mengonsumsi kacang dalam porsi wajar setiap hari juga membantu menjaga metabolisme tetap aktif. Kombinasi protein dan lemak sehat di dalamnya membuat tubuh tidak cepat merasa lapar.

Peran Gandum Utuh dalam Menjaga Rasa Kenyang Lebih Lama

Gandum utuh seperti beras merah, quinoa, dan oat mengandung banyak serat, yang bisa membantu mencegah penambahan berat badan. Makanan ini juga kaya akan vitamin dan mineral yang penting untuk kesehatan secara keseluruhan.

Mengonsumsi makanan berserat tinggi menjaga kesehatan usus Anda dan juga memberi kamu rasa kenyang untuk jangka waktu yang lebih lama. Hal ini menyebabkan Anda makan lebih sedikit dan mempertahankan berat badan yang sehat.

Karbohidrat kompleks dari gandum utuh dicerna lebih lambat dibandingkan karbohidrat sederhana. Proses ini membantu mengontrol lonjakan gula darah yang sering memicu rasa lapar berlebihan.

Menjadikan gandum utuh sebagai sumber karbohidrat utama dapat menjadi strategi efektif dalam program pengendalian berat badan. Selain itu, kandungan nutrisinya mendukung fungsi tubuh tetap optimal sepanjang hari.

Legume dan Yoghurt untuk Dukung Program Pencegahan Obesitas

Legume seperti lentil, buncis, dan kacang hitam mengandung banyak protein dan serat, yang bisa membantu meningkatkan rasa kenyang dan mencegah makan berlebihan. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Clinical Nutrition menemukan bahwa mengonsumsi kacang-kacangan dikaitkan dengan penurunan risiko obesitas.

Kombinasi protein nabati dan serat dalam legume membantu memperlambat penyerapan makanan di saluran cerna. Dengan demikian, keinginan untuk ngemil berlebihan bisa ditekan secara alami.

Mengolah legume menjadi sup, salad, atau campuran lauk sehari-hari bisa menjadi pilihan praktis. Konsumsi rutin dalam porsi seimbang membantu menjaga berat badan tetap stabil.

Yogurt kaya akan protein dan kalsium, yang mengurangi keinginan Anda untuk makan berlebihan dan karenanya mencegah obesitas. Kandungan probiotik dalam yogurt juga berperan dalam menjaga keseimbangan bakteri baik di usus.

Usus yang sehat berkaitan erat dengan metabolisme tubuh yang lebih baik. Dengan metabolisme yang optimal, proses pembakaran kalori dapat berjalan lebih efisien.

Memasukkan yogurt sebagai menu sarapan atau camilan sehat bisa menjadi kebiasaan positif. Pilih yogurt tanpa tambahan gula untuk mendapatkan manfaat maksimal dalam mencegah obesitas.

Pola makan seimbang yang mencakup enam jenis makanan ini dapat menjadi langkah sederhana namun efektif untuk menjaga berat badan. Konsistensi dalam memilih makanan bergizi tetap menjadi kunci utama dalam upaya pencegahan obesitas.

Terkini